Ego Yang Maha Kuasa (Lagi)

Aku tadi baca ini di blog Credo, laporan dari Kaltim Post edisi Kamis, 20 Februari 2003 – 4 tahun lalu. Anggota DPRD Kaltim bahkan tidak tahu apa email itu, namun masih bisa menjawab berdasarkan ‘kebijaksanaannya’. Ada yang mengatakan tidak memakai email karena lebih suka memakai produk dalam negeri (daun lontar?), bahkan ada yang mengaku sudah menjualnya (!?)
Lucu, ironis dan dalam waktu yang sama mengkhawatirkan.
Aku tidak tahu berapa orang yang masih menjabat dari peride itu sekarang, karena  mereka sudah dapat laptop – dan seharusnya mereka sudah lebih mengerti tentang teknologi informasi. Atau tidak ?
Tidak, karena tidak mengerti penggunaan laptop mereka memberikannya ke stafnya. Logika anggota legislatif berada diawang-awang, dengan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat yang masih buruk mereka lebih suka bersibuk diri dengan pengadaan laptop. Meningkatkan produktifitas? BS !
Setelah DPR membatalkan pengadaan laptop (diganti dengan PDA pak?), koleganya didaerah jalan terus. Setelah DPRD Kaltim, anggota DPRD Banten juga akan mendapatkan laptop mereka, DPRD Situbondo, Jember dan Banyungawi menyusul . Bahkan DPRD Padang yang konstituennya masih berduka karena gempa juga meminta pengadaan laptop.
Aku pikir kita semua setuju agar mereka lebih pintar dan bisa menggunakan teknologi, tapi apakah pengadaan laptop seperti ini harus memakai uang rakyat yang tengah sekarat? Lebih spesifik, apakah laptop dengan Core 2 diperlukan untuk menyusun pidato atau mencatat agenda kegiatan? Ego?

Entri sebelumnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: